Pasaman Barat — Menyambut perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, jajaran Kepolisian Resor (Polres) Pasaman Barat menyiapkan langkah pengamanan secara menyeluruh guna memastikan masyarakat dapat merayakan Lebaran dengan aman dan nyaman. Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto menegaskan pihaknya telah menyiapkan lima pos pengamanan dan pelayanan sebagai bagian dari pelaksanaan Operasi Ketupat Singgalang 2026.
Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi peningkatan aktivitas masyarakat, terutama arus mudik dan mobilitas warga yang diperkirakan akan meningkat signifikan menjelang hingga setelah Hari Raya Idul Fitri.
Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto menjelaskan bahwa lima pos yang didirikan tersebut akan menjadi pusat pelayanan bagi masyarakat sekaligus titik pengamanan untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat selama masa libur Lebaran.
“Keberadaan pos ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat pengamanan, tetapi juga sebagai pusat pelayanan bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan selama perjalanan mudik,” ujar Kapolres.
Dalam pelaksanaannya, Polres Pasaman Barat menempatkan sekitar 130 personel gabungan yang akan bertugas selama Operasi Ketupat Singgalang 2026 berlangsung. Operasi ini dijadwalkan berlangsung mulai 13 Maret hingga 25 Maret 2026.
Para personel tersebut akan disebar di lima titik strategis yang dinilai memiliki tingkat aktivitas masyarakat cukup tinggi, baik dari sisi lalu lintas maupun kawasan wisata yang berpotensi ramai dikunjungi masyarakat saat libur Lebaran.
Adapun lima pos yang disiapkan oleh Polres Pasaman Barat meliputi Pos Pelayanan Pasar Durian Kilangan di Kecamatan Kinali, Pos Pelayanan Bank Nagari Simpang Empat, Pos Pelayanan Pasar Ujung Gading, serta dua Pos Pengamanan yang ditempatkan di kawasan wisata Pantai Sasak dan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Air Bangis.
Kapolres menjelaskan bahwa penempatan pos tersebut telah melalui pertimbangan matang berdasarkan analisis kerawanan serta potensi kepadatan lalu lintas dan aktivitas masyarakat selama periode Lebaran.
Menurutnya, kawasan pasar, jalur utama mudik, hingga destinasi wisata menjadi fokus pengamanan karena biasanya mengalami lonjakan pengunjung selama libur panjang Idul Fitri.
Selain menyiagakan personel kepolisian, pengamanan Lebaran juga melibatkan sejumlah instansi terkait guna memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal. Beberapa unsur yang terlibat antara lain Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Satuan Polisi Pamong Praja, hingga petugas pemadam kebakaran.
Sinergi lintas instansi ini diharapkan mampu memberikan pelayanan terpadu kepada masyarakat, mulai dari pengaturan lalu lintas, pelayanan kesehatan darurat, hingga penanganan situasi yang membutuhkan respons cepat di lapangan.
AKBP Agung Tribawanto juga mengingatkan masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik agar selalu mematuhi aturan lalu lintas dan mempersiapkan kondisi kendaraan sebelum berangkat.
Ia mengimbau para pengendara untuk tidak memaksakan diri berkendara saat kelelahan dan memanfaatkan pos pelayanan yang telah disediakan sebagai tempat beristirahat sementara.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan keselamatan selama perjalanan mudik. Manfaatkan pos pelayanan yang ada apabila membutuhkan bantuan atau ingin beristirahat,” ungkapnya.
Kapolres menegaskan bahwa pengamanan Lebaran merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat, sehingga perayaan Idul Fitri dapat berlangsung dengan khidmat, lancar, dan penuh kebahagiaan.
Dengan kesiapan personel serta dukungan berbagai instansi terkait, Polres Pasaman Barat optimistis pelaksanaan Operasi Ketupat Singgalang 2026 di wilayah hukum Pasaman Barat dapat berjalan dengan baik serta memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.
EYS
